skip to main |
skip to sidebar
Gara-gara
baca dan nonton berita tv tentang aksi-aksi anarkis belakangan ini, bikin semua
orang 'takut', termasuk saya. Saat beberapa waktu lalu bangsa ini
menggembor-gemborkan arti dari persatuan, dan kita bersatu dalam sebuah aksi
TimNas, walaupun gagal sesuai harapan, kita belajar bahwa persatuan bukan
berarti harus selalu menang. Kata oramg-orang "Yang penting kita teriak
sama-sama, kalah juga ttp aja teriak sama-sama". Ya, teriak adalah
sebuah luapan emosi yang ekspresif, bahkan lebih baik dari sebuah pukulan.
Herannya, apakah sebuah teriakan ditambah pukulan bisa membuat menjadi menang?
“Anarkis”.
Apakah
ada agama yang mengajarkan anarkis…???
Mengatasnamakan
Tuhan untuk membunuh … ???
Tentu
saja tidak …
Memang
agama adalah hal yang sangat esensial, sangat luhur, semua orang pasti tau itu.
Menurut
saya, agama adalah sebuah media untuk hubungan kita dengan Tuhan. Agama juga
seperti musik. Mana yang pas di hati kamu, itu yang kamu pilih. Ada kebebasan
ekpresi didalamnya, “kebebasan yang tidak tak terbatas”. Kamu
boleh pake angklung dalam sebuah alunan jazz, tapi kamu ga bisa seenaknya
mainin angklung itu, karena tentu semua punya batasan.
Demikian
juga agama, kamu tidak bisa pake segala yang kamu mau untuk membuat agama
yang kamu yakini lebih baik dari yang lain. Membela agama dengan berbuat
anarkis, saya rasa tidak ada stupun agama yang memperbolehkan hal tersebut
untuk dilakukan. Apa ada agama yang mengajarkan kaumnya untuk berbuat meksiat …
???
Ya
sudahlah ,,, !!!
Saya
kemudian sedikit prihatin dengan bangsa tercinta ini. Dengan melihat mereka
yang sudah dan selalu berjuang mempersatukan bangsa ini. Seharusnya tidak ada
kerusuhan, aksi-aksi anarkis, perang saudara di negara yang bangga dengan
Pancasila ini.
Kenapa
… ???
Karena
pada dasarnya bangsa ini sudah berbeda-beda. Betapa jeniusnya sang perancang Pancasila
karena dia tau perbedaan yang tidak diwadahi dengan baik akan menjadi masalah.
Itulah alasan munculnya Pancasila, yaitu karena adanya perbedaan tersebut.
Perbedaan ini dirumuskan dan diwadahi sedemikian rupa menjadi Pancasila untuk
dijadikan alat pemersatu negara ini.
Intinya
jika kita menyadari dan memahami betul perbedaan Pancasila, tentunya negara ini
akan lebih baik. jadi tak perlu bersika anarkis lagi kan ???
Harapan
aku kedepannya hanya satu, yaitu semoga negeri kita yang tercinta ini selalu
memiliki penghuni yang tidak bersifat egois, tapi selalu menjunjung nilai
persaudaraan.
Aamiin
,,,
0 komentar:
Posting Komentar